Apr 08
Hidup di Indonesia itu gampang-gampang susah. Banyak sekali tekanan-tekanan yang secara tidak kita sadari membayang-bayangi kita dalam menjalani hidup. Entah karena kultur atau faktor lain, yang jelas bukan hanya saya yang mengalami tekanan ini.
Saat masih kuliah, selalu ditanya “Kapan lulus?”. Saat sudah bekerja ditanya “Terus kapan rencana nikahnya?”. Setelah menikah baru seminggu kemudian sudah ditanya “Gimana? Istri sudah “isi” belum?”. Akhirnya anak lahir, pertanyaan-pertanyaan semacam ini terus bermunculan.
Read the rest of this entry »
Sep 29
Kami sekeluarga mengucapkan:
“Selamat Hari Raya Idul Fitri”

Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga Idul Fitri menjadikan kita semua manusia yang lebih baik.
Selamat berkumpul dan berbahagia dengan orang-orang tersayang.
Feb 14
Sudahkah anda tau benar kemana perginya uang hasil kerja keras Anda?
Kalau jawaban Anda, “Ya, saya tau kemana perginya uang saya!”, maka SELAMAT!
Dengan demikian Anda bisa mengambil langkah-langkah perbaikan dalam mengelola keuangan keluarga Anda.
Tapi kalo jawaban Anda, “Wah gak tau ya…” atau “Iya ya… ke mana ya?”, mulailah memonitor pengeluaran Anda sekarang.
Read the rest of this entry »
Jan 17
Kalau sudah menyangkut pendidikan anak, setiap orangtua hanya punya satu kesempatan (one shot attempt) untuk memberikan yang terbaik. Dan terus terang, orangtua mana yang tidak ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Beberapa hari yang lalu, saya menelepon Bapak saya, yang katanya sedang menyiapkan kolam ikan di Purwokerto. Bapak memang punya latar belakang pendidikan di bidang perikanan, jadi awalnya saya berpikir ini akan menjadi ladang wirausaha atau riset. Tapi ternyata bukan…
Read the rest of this entry »
Aug 30
“Maaf” ternyata sungguh kata yang sulit untuk diucapkan. Lihatlah kasus pemukulan wasit Indonesia oleh oknum polisi Malaysia. Saya sendiri tidak tahu kenapa kok bisa Pak Donald itu dipukuli, tapi yang jelas rakyat DPR Indonesia menuntut Malaysia untuk meminta maaf atas pemukulan tersebut. Menlu Malaysia lalu memberikan pernyataan “deeply regret” (sangat menyesal), yang ditolak “setengah-mentah” oleh rakyat DPR Indonesia. Saya heran, kenapa bukan polisi nya ya yang dituntut meminta maaf ke Pak Donald?
Jangankan dalam hubungan antar negara; dalam keluarga pun terkadang sulit sekali untuk meminta maaf. Bapak Ibu saya dulu selalu bilang, “yang besar mengalah, dan meminta maaf duluan”; kalo orang Jawa beda lagi, “sing waras ngalah” (yang berpikiran sehat, mengalah). Mengalah kata Bapak, bukan berarti kalah. Tapi di setiap pertengkaran, kalau kata Ibu, harus disudahi dengan permintaan maaf; dan pemberian maaf oleh satu sama lain. Ini di keluarga saya.
Read the rest of this entry »
Aug 19
Hari ini setahun yang lalu….

19 Agustus 2006. Pukul 08.30 pagi, kami menikah. Aku di depan Pak penghulu, dan Arida di dalam ruangan tertutup (dalam Adat Jawa, calon suami dan istri terpisah).
19 Agustus 2007. Pukul 08.30 pagi. Arida di Indonesia, dan aku di Laut Kaspia. Hehehe… terpisah lagi :)
Tapi alhamdulillah di hati selalu dekat :P
Selamat Ulang Tahun Pernikahan, istriku. Peluk cium untuk Li’l Azka.
Recent Comments