90s “Know Them” – The Lightning Seeds

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, siapkan earphone dan baca artikel ini sambil mendengarkan lagu yang saya tautkan di bawah ini :)

Musik dari Inggris pada era 90an sangat dekat di hati saya. Era 90s Britpop datang begitu cepat; dan pergi begitu cepat. Masa di mana musik masih belum se-instan sekarang. Membeli musik harus antre masuk toko kaset; atau bahkan muter cari toko kaset yang belum kehabisan album yang kita incar. Sekarang, semua begitu instan. Klik, skip, fast forward, rewind, download, copy, sync, delete. Teknologi memang membuat semua lebih praktis dan hemat waktu, tapi saya cukup bersyukur masih mengalami masa di mana setiap album yang dibeli pasti saya dengar penuh dari lagu pertama sampai lagu terakhir.

Kali ini saya akan mengulas band dari Liverpool, The Lighthing Seeds. Band yang lagu-lagunya sangat melodik dan sangat mewakili nuansa britpop 90an. Kalau Anda belum pernah dengar tentang band ini, mudah-mudahan setelah membaca artikel ini dan mendengarkan beberapa lagu yang saya rekomendasikan di sini, Anda akan menyukai mereka juga.

Ian Broudie pada tahun 1989 merilis lagu berjudul “Pure”. Lagu ini 100% dibuat dan diaransemen oleh dia sendiri dari kamar tidur di rumahnya. Pada waktu itu, dia belum memiliki band. Pure lalu diproduksi sebanyak 100 kaset dan mulai diputar di stasiun-stasiun radio lokal di Liverpool, itupun hanya pada sesi-sesi larut malam dan sesi indie songs (tanpa label).Lagu ini ternyata dengan cepat menyebar ke seluruh Inggris raya. Beberapa mahasiswa ada yang merekam dan “mengekspor lagu ini menyeberang samudera Atlantik dan sampailah di Amerika Serikat. Di sana, lagu ini juga dengan cepat disukai oleh kalangan muda. Pure dirilis dibawah bendera band “Lightning Seeds”. Tapi pada saat itu, Lightning Seeds baru sebatas angan-angan Ian Broudie. Inilah nantinya nama yang akan ia gunakan, bila ia membuat band sendiri.

Setelah Pure akhirnya meledak, baru pada tahun 1990 band Lightning Seeds terbentuk dan mengeluarkan album pertama mereka, Cloudcuckooland. Pure adalah salah satu lagu di dalamnya. Lagu-lagu di album ini sebagian besar bertempo lambat, dengan dentuman-dentuman electric drums, untaian bas yang dominan tapi tetap ceria.

Sukses Cloudcuckooland membuat Lightning Seeds tidak ingin kehilangan momentum dan mereka meluncurkan album berikutnya yaitu Sense. Pada album ini, Ian Broudie dan teman-temannya bereksperimen dengan teknologi sampling dan looping yang banyak dipakai pada musik hip-hop yang juga banyak digemari pendengar. Sense menurut saya adalah album yang sangat kuat dan warna musik di album inilah yang pada akhirnya menjadi ciri khas Lightning Seeds, yang menjauh dari pengaruh 80s dan kuat di melodi pop dengan harmoni vokal dan masing-masing instrumen musik.

Lightning Seeds kemudian meluncurkan 3 album lagi, yaitu “Jollification”, “Dizzy Heights” dan “Tilt”. Lagu yang ada di bagian awal artikel ini, “Ready or Not” diambil dari album “Dizzy Heights”.

Bila secuil yang saya tulis di atas membuat Anda tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu mereka; berikut saya bisa rekomendasikan lagu-lagu yang bisa digunakan sebagai starting point; sesungguhnya tidak ada yang bisa mendeskripsikan lebih baik tentang The Lightning Seeds, daripada lagu-lagu mereka sendiri. Di bawah ini adalah lagu, berikut albumnya.

  1. Ready or Not – Dizzy Heights
  2. Sugar Coated Iceberg – Dizzy Heights
  3. Sense – Sense
  4. The Life of Riley – Sense
  5. Lucky You – Jollification
  6. Pure – Cloudcuckooland
  7. Three Lions  (Single)
  8. If Only – Tilt
  9. Perfect – Jollification

Salam Britpop!