The Prasetyos

25Jul/108

Rumah Tangga Jarak Jauh

Long Distance

Long Distance

Akhir-akhir ini saya banyak berpikir betapa waktu itu cepat berlalu. Azka baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-3; didatangi oleh teman-teman dan saudara sepupu. Saya pun sekali lagi tidak bisa hadir di acara hari istimewanya.

Rasanya baru kemarin saya mengumandangkan adzan di telinganya saat dia lahir; sekarang dia sudah jelas berkomunikasi dan bisa bermain dengan temannya. Tidak lama lagi dia akan semakin besar dan bergaul di masyarakat.

Saya jadi berpikir kembali "sejak umur berapa kita mulai memilih bermain dengan teman, dibanding tidur siang di rumah; atau dibandingkan pergi ke acara keluarga?"

Ah... Semoga anak-anak akan senantiasa dekat dengan keluarganya. Dan kita para orangtua diberi kemampuan untuk menjaga dari semua pengaruh buruk di luar lingkungan keluarga. Kita hanya punya satu kesempatan, semoga kita tergolong orang-orang yang tidak kenal lelah dalam berusaha dan senantiasa dalam bimbinganNya.

Buat sesama Bapak yang saat ini mencari nafkah jauh dari keluarga, semoga diberi kesabaran dan kedekatan hati dengan keluarga di rumah. Semoga kita semua bisa segera berkumpul kembali. Buat istriku dan para Ibu yang setiap hari sabar mendampingi, menyelesaikan urusan rumah tangga, sekaligus menjaga kehormatan keluarganya... terima kasih. You are magnificent.


*image taken without permission from www.explodingdog.com

Comments (8) Trackbacks (0)
  1. waktu terasa lebih cepat berlalu yah, mas.. semoga keluarga yang ada disini senantiasa diberi ketenangan dan ridho Allah SWT serta mendoakan ayahnya yang bekerja nun jauh disana :)

  2. iya waktu terasa cepat berlalu :) walaupun begitu rasanya lebih senang dan lega jika kita bisa berkumpul bersama. smoga Allah SWT memberikan jalan supaya kita sekeluarga bisa segera bersatu lagi. Amin.

  3. klo aku malah ibunya juga jauh dari anak2, tapi kusempatkan tiap minggu pulang menemani mereka meskipun hanya dua hari, karena ada hak mereka yang harus kupenuhi……

  4. senasib rip… :-)

  5. waaah senasib nih LDR juga
    tapi lagi diusahain untuk bisa kumpul ama suami
    hehe

    salam kenal ya

  6. tidak menyenangkan membina rmh tgga jarak jauh..penuh cobaan..kl blh memilih sy tdk mau sprti itu.. kl pny suami pengrtian cie bagus..tp kl suami cuek krn mrasa sdh menafkahi scara materi..hhmmm lbh baik pisah kah??


Leave a comment

(required)

No trackbacks yet.