The Prasetyos

8Apr/099

Kapan bayi bisa berjalan?

Hidup di Indonesia itu gampang-gampang susah. Banyak sekali tekanan-tekanan yang secara tidak kita sadari membayang-bayangi kita dalam menjalani hidup. Entah karena kultur atau faktor lain, yang jelas bukan hanya saya yang mengalami tekanan ini.

Saat masih kuliah, selalu ditanya "Kapan lulus?". Saat sudah bekerja ditanya "Terus kapan rencana nikahnya?". Setelah menikah baru seminggu kemudian sudah ditanya "Gimana? Istri sudah "isi" belum?". Akhirnya anak lahir, pertanyaan-pertanyaan semacam ini terus bermunculan.

Pertanyaan seputar perkembangan anak adalah jenis pertanyaan yang paling mengganggu saya (kalau Arida lebih tenang menghadapi). Salah satunya adalah "Sudah bisa jalan belum?" Apalagi kalau ditambahi embel-embel "Lho udah 10 bulan kok belum jalan?" atau "Telat ya... ponakanku 9 bulan udah bisa jalan".

Bagi para orangtua yang memiliki keresahan yang sama, saya bisa tegaskan bahwa "setiap anak punya waktunya masing-masing". Tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa umur 10 bulan anak harus bisa jalan. Semua hanyalah perkiraan/ estimasi. Dokter kami (dr. Hinky) mengatakan bahwa seharusnya anak memiliki waktu sampai 15-18 bulan untuk mengembangkan kemampuan berjalan. Bila sampai melebihi batas itu, si anak masih juga belum berjalan, harus diberikan perhatian intensif untuk merangsang sensor motorik si anak.

Umumnya kalau di Indonesia, beberapa "milestone" perkembangan anak adalah tengkurap-merangkak-rambatan-titah-jalan. Untuk kasus Azka, dia dari tengkurap-titah-jalan (paket kilat); barulah setelah bisa jalan, dia belajar untuk merangkak.

Berikut beberapa tips supaya anak bisa berjalan (yang diterapkan saat melatih Azka):

1. Hilangkan dulu mindset bahwa anak harus bisa jalan dengan deadline/ batas waktu tertentu.

2. Jangan ragu-ragu menggunakan alat bantu. Baby walker memang tidak direkomendasikan oleh beberapa dokter, dengan alasan menghambat perkembangan otot paha atas. Namun demikian baby walker bisa membantu bayi untuk merangsang kakinya untuk bergerak dan pindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa bantuan orang lain (gendong).

3. Jika anak telah mampu berdiri/ kakinya kuat, coba disandarkan pada meja atau perabot lain yang kuat. sehingga dia bisa berdiri sendiri.

4. Titah atau di tuntun dengan menggandeng kedua tangan juga cara yang efektif untuk membuat anak senang berjalan; apalagi diajak ke tempat-tempat yang berwarna-warni seperti taman bermain atau bahkan di mall (asal tidak terlalu ramai; bisa-bisa "kesampluk" :)

5. Jika dijumpai anak takut untuk berjalan, maka jangan dipaksakan. Kalau kata bapak, "anak harus dirangsang, tidak boleh dipaksa". Cari benda yang dia suka dan pancing dia untuk berjalan.

6. Ajak dia untuk bermain dengan anak-anak lain seusianya yang sudah bisa berjalan. Terkadang melihat teman sebaya bermain bisa merangsang anak untuk ikut mau berjalan.

7. Saat dia jatuh, jangan latah dan berteriak. Tindakan ini akan membuat si anak kaget dan lebih takut. Cukup senyum dan ajak dia untuk berdiri dan jalan kembali, dijamin si kecil tidak akan menangis (asal memang jatuhnya tidak terlalu keras).

Sekian. Selamat melatih si kecil... :)

Filed under: Arief, Baby, Family Leave a comment
Comments (9) Trackbacks (0)
  1. Azka baru lancar jalan (tanpa pegangan) umur 16 bulan, padahal arida waktu kecil 9 bulan dah jalan… pertumbuhan anak memang beda2, ada yang ngomong dulu, ada yang jalan dulu..but it’s always fun to watch…^__^

  2. Anakku Naura tahap2nya sebelumnya alhamd lancar, dari ngebalik-brdiri sendiri. Tapi sampai sekarang usia 1 tahun kok blm bs jalan, msh dititah. Sempet khawatir jg, tapi setelah baca2 di internet tnyt yg bs jalan sblm 1 tahun cm 25%, jd msh normal asal hrs trus dilatih. Jadi sekarang mau kumasukin sekolah biar ktemu byk teman biar jd pgn bs jln kyk temen2nya. Doain y.. :)

    iya… semoga Naura cepat lari2 :)

  3. walah itu bkn fotoku loh.. Kok munculnya itu y..maaf y yg punya foto,,

    hehehe… itu fotoku sama istri :)

  4. perkembangan semua bayi gak sama, gak bisa dibanding2kan .. karena setiap mereka punya kekurangan dan kelebihan masing2 ^ ^ .. semua anak adalah istimewa buat kita .. hehehe .. btw, tahnks ya udah mampir ke blog saya ..

  5. Anakku jalan umur 11 bulan, barengan sama ngomong. Huruf pertama: U (jatUh). Bukan anak 100% ASI, puji Tuhan sehat krn suka sayur dan buah.

    Intinya, kadang kita suka merendahkan anak dan diri sendiri karena “kata buku….” atau “kata si A, si B”.

    Aku pikir anak itu lebih kuat dan tahan banting, lebih cerdas, dan lebih sehat dari orang dewasa. Hanya, ortu yg suka merendahkan anak2 dengan pake ukuran2 orang lain, nggak mau percaya sama anak (dan diri sendiri).

  6. aku lagi browsing anak belum lancar jalan terus muncul blognya mas arief hehehehe…alma 15 bulan jalan udah bisa tapi hati-hati banget.sementara ada sepupunya yang baru bisa jalan udah cepet cara jalannya.baru kemarin nanya ke dokter katanya memang sifat anaknya hati-hati,nanti juga lama2 lancar.

    Tapi ya itu sih,kuping rasanya udah gosong anak dibilang malas jalan dsb dst sama sodara lah, temen lah *jadi curhat*.

    Demikian ceritanya alma…

  7. Dear Mom and Dad..Anakku kini usia 9 bulan..Cara merangkaknya merayap., udah pinter ngomong…Sekarang baru seneng titah..Tapi belum bisa duduk sendiri..kalo didudukkan baru bisa duduk.. Gimana donk? Sampai sekarang masih ASIP, karena kutinggal dikantor seharian..Doain ya mudah2an cepet jalan.. :D

  8. Anaku Zahira sekarang sudah 1tahun 2bulan,tapi dia masih belum bisa jalan..padahal temen2 seusia dia udah pada jalan.kalau merambat,naik ke kursi udah bisa semua,tinggal jalanya aja.Gimana ya bun cara menstimulasinya biar dia cepet bisa jalan,gak sabar rasanya pengen cepet2 liat zahira jalan..

  9. anakku udah 1 ahun belum bisa jalan


Leave a comment

No trackbacks yet.